Suasana Ruang Pamer Gedung A Galeri Nasional Indonesia mendadak berubah pada Sabtu siang (16/5/2026). Di tengah lalu-lalang pengunjung pameran Indonesian Women Artists (IWA) #4: On The Map, perhatian perlahan mengerucut pada satu sudut ruang yang dipenuhi bunyi-bunyian lirih: gesekan jarum, tarikan benang, dengung elektronik, desah tiupan sarunai, dan suara pembacaan naskah tua Minangkabau.
Di hadapan sebuah bingkai kayu sulam tradisional Minangkabau atau pamedangan, seniman bunyi asal Lasi, Sumatra Barat, Rani Jambak, memulai pertunjukan performans bertajuk Mamasak Asa. Ia tidak memainkan instrumen musik konvensional. Rani menyulam.